Mungkinkah Benda-Benda di Rumah kita Berpotensi Sebabkan Kanker?

Peralatan lokasi tinggal tangga yang kita anggap bersih ternyata menyimpan sekian banyak  bahan kimia yang dapat memicu munculnya gangguan kesehatan. Sebuah riset dari Journal Environmental Science and Technology mengindikasikan bahwa minimal ada satu jenis bahan kimia yang tersembunyi dalam setiap perlengkapan rumah tangga dan benda-benda di rumah. Hal ini yang kemudian dapat berpotensi mengganggu kesehatan, salah satunya mengakibatkan kanker.

Mungkinkah benda-benda di rumah mengakibatkan kanker?

Sebetulnya sampai ketika ini para berpengalaman belum mengejar penyebab tentu dari kanker. Kanker terjadi saat sel-sel sehat yang terdapat dalam tubuh insan bermutasi (berubah) menjadi sel kanker yang kemudian merusak organ tubuh lokasi sel itu berada. Bila tidak diobati, sel tersebut dapat menyebar dan menyerang organ tubuh lainnya. 

Perubahan sel sehat menjadi sel kanker ini dapat dipicu oleh sekian banyak  hal. Di antaranya ialah faktor genetik (keturunan), penyampaian radiasi atau zat kimia berbahaya, dan pola hidup yang tidak sehat. Akan tetapi, dalam sejumlah kasus, orang yang sehat dan tidak punya keturunan kanker pun dapat saja tiba-tiba didiagnosis kanker.

Lalu bagaimana dengan benda-benda di lokasi tinggal yang tercipta dari sekian banyak  macam bahan kimiawi? Apa barangkali benda-benda dan perlengkapan rumah tangga mengakibatkan kanker? Nah, sebetulnya barang-barang di rumah barangkali tidak secara langsung mengakibatkan kanker, tetapi memicunya. Apalagi andai Anda sendiri telah mempunyai faktor-faktor risiko kanker lain laksana keturunan atau pola hidup tidak sehat.

Beberapa barang dan perangkat di rumah barangkali ada yang berisi bahan kimia yang termasuk karsinogen (penyebab kanker), namun kandungannya paling sedikit sampai risikonya tidak terlampau besar. Lagipula, seringkali sudah terdapat aturan dan standar eksklusif dalam pemakaian bahan kimia karsinogen guna produk-produk lokasi tinggal tangga.

Meski begitu, tak terdapat salahnya untuk mengamati barang-barang dan perlengkapan apa saja di lokasi tinggal Anda yang barangkali berpotensi mengakibatkan kanker.

1. Pakaian dan sepatu

Jika mayoritas pakaian yang kita gunakan dibersihkan dengan kiat dry cleaning (mencuci kering), waspada bakal kandungan perchlorethylene di dalamnya. Bahan kimia perchlorethylene, atau yang biasa dinamakan dengan tetrachloroethylene, adalahzat yang dapat dipakai untuk mengeringkan kain atau bahan. Kandungan perchlorethylene juga dapat Anda temukan pada semir sepatu dan pembersih kayu.

Perchlorethylene dapat dengan gampang masuk ke tubuh insan melalui penguapan ke udara, lantas terhirup oleh pernapasan. Sebuah riset dari American Cancer Society mengejar bahwa penyampaian tinggi perchlorethylene dapat meningkatkan risiko terserang kanker sel darah putih (leukimia) dan kanker paru.

Namun, sekali lagi risiko kanker itu baru hadir bila Anda terkena bahan itu dalam jumlah sangat tidak sedikit dan sering, contohnya pada pekerja laundry. Bagi menghindari risikonya, pakai masker saat membasuh dan menjemur baju atau ketika menyemir sepatu.

2. Taman rumah

Zat kimia yang sedang di tanah tidak sedikit mempunyai kandungan dioksin di dalamnya. Dioksin adalahzat karsinogenik, yang dapat dengan gampang ditemukan pada residu tanaman, debu pada perlengkapan rumah tangga, maupun kotoran di lantai.

Berdasarkan keterangan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), dioksin adalahzat beracun yang berbahaya untuk kesehatan, yang pada akhirnya dapat mengganggu faedah hati, sistem kekebalan tubuh, sistem endokrin, dan sistem saraf. Bahkan, semua pakar kesehatan pun membenarkan bahwa penyampaian dioksin yang tinggi dapat menyebabkan kanker.

3. Styrofoam

Bahan lokasi tinggal tangga lainnya yang diduga dapat meningkatkan risiko kanker ialah pemakaian styrofoam. Styrofoam tidak jarang dijadikan wadah makanan atau minuman sebab praktis. Namun, styrofoam berisi bahan kimia benzene dan styrene yang sudah terbukti dapat mengakibatkan kanker.

Kedua bahan kimia ini dapat dengan gampang merembes ke dalam minuman ataupun makanan panas yang memakai wadah styrofoam. Badan kesehatan dunia (WHO), membetulkan bahwa benzene dan styrene adalahzat kimia yang mempunyai sifat karsinogenik, yakni dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

4. Sofa

Selepas bepergian, saat sampai di rumah seringkali Anda akan menggali tempat peristirahatan yang paling lunak dan nyaman. Salah satunya sofa. Tanpa disadari, sayangnya sofa kesayangan Anda barangkali berpotensi mengakibatkan kanker.

Pasalnya, sejumlah mebel laksana sofa, kasur, matras, dan benda-benda lunak lainnya diciptakan dari bahan TDCIPP. Bahan TDCIPP adalahbahan anti-api yang diketahui dapat memicu munculnya kanker sebab sifatnya yang karsinogenik.

Tenang, bukan berarti Anda jangan duduk di sofa dan istirahat di atas kasur Anda. Selama kita tidak terkena bahan-bahan itu dalam takaran tinggi laksana di pabriknya, kita masih aman. Penggunaan bahan tersebut pun sudah ditata dan diberi batas sehingga kadarnya tetap aman untuk kesehatan konsumen.

5. Cairan pembersih

Cairan pembersih lokasi tinggal tangga laksana cairan pencuci piring; detergen; dan pembersih karpet, maupun sejumlah barang lainnya di lokasi tinggal Anda yaitu alat-alat kosmetik dan cat, tidak sedikit berisi bahan kimia formaldehid.

Formaldehid ialah bahan kimia yang tidak berwarna, baunya yang kuat, dan gampang terbakar. Bahan ini memang tidak sedikit ditemukan dalam sekian banyak  produk lokasi tinggal tangga.

Dilansir dari laman National Cancer Institute, formaldehid dipercayai sebagai zat karsinogen untuk manusia, terlebih bila paparannya terjadi dalam jangka masa-masa yang lumayan lama. Maka, tidak sedikit penelitian yang mengaku bahwa penyampaian formaldehid berpotensi untuk mengakibatkan kanker jenis tertentu.

Untuk menghindari bahaya bahan kimia ini, selalu pakai sarung tangan dan masker saat Anda hendak membersihkan lokasi tinggal dengan produk-produk pembersih tersebut.

6. Lantai vinyl

Lantai vinyl yang barangkali Anda pakai sebagai alas di dalam lokasi tinggal berisi bahan kimia mempunyai nama phtalates. Phtalates biasa dipakai untuk menguatkan daya tahan plastik. Sebenarnya tidak saja pada lantai vinyl saja, phtalates juga dapat ditemukan pada tirai kamar mandi, wallpaper, penutup jendela, taplak meja, dan benda lokasi tinggal tangga apa juga yang tercipta dari PVC vinyl.

Jika tubuh terkena phtalates dalam jumlah banyak, sistem endokrin yang menata hormon dalam tubuh bakal terganggu. Hal ini dikaitkan dengan risiko kanker payudara, gangguan pertumbuhan, serta masalah kesuburan.

Cara untuk menangkal paparan bahan kimia

Ada sejumlah cara tepat yang dapat Anda kerjakan untuk menurunkan risiko paparan sekian banyak  bahan kimia itu pada perlengkapan rumah tangga, yaitu:

  • Periksa label kandungan bahan sebelum Anda menyimpulkan untuk melakukan pembelian suatu produk.
  • Rutin mencuci peralatan lokasi tinggal tangga Anda. Sebab, kadang perlengkapan yang tampak bersih juga tetap berisi debu dan bakteri yang tak kasat mata.
  • Pastikan guna selalu membasuh tangan setelah berlalu beraktivitas ataupun menyentuh dan memegang sekian banyak  macam benda.
  • Styrofoam usahakan tidak digunakan berulang kali, tidak dipakai untuk memanaskan makanan, dan tidak digunakan sebagai wadah makanan atau minuman yang panas.


Mungkinkah Benda-Benda di Rumah kita Berpotensi Sebabkan Kanker?