Vitamin dan Suplemen yang Perlu kita Konsumsi di Segala Usia


Vitamin adalahzat yang paling penting untuk tubuh supaya dapat bekerja optimal. Dari bayi sampai orang tua, semuanya memerlukan vitamin. Jenis vitamin yang diperlukan semua orang segala usia sebenarnya sama saja, tapi takaran dan aturan minum vitamin untuk anak-anak, orang dewasa, dan lansia dapat berbeda. Berikut ulasannya.

Panduan minum vitamin menurut usia

Berikut petunjuk minum vitamin menurut usia, yaitu:

Di umur anak dan remaja

Berdasarkan keterangan dari Stephanie Schiff, RDN, berpengalaman gizi di lokasi tinggal sakit Huntington Northwell Health, New York, vitamin dan mineral urgen yang diperlukan anak sampai usia remaja yakni kalsium dan vitamin D. Keduanya menolong pertumbuhan tulang dan otot yang kuat. Dengan memadai vitamin D serta kalsium di umur anak sampai remaja maka Anda bakal terhindari dari kerapuhan tulang di umur dewasa dan pun usia lanjut.

Anda dapat mendapatkan dua-duanya dari sekian banyak  jenis makanan laksana bayam, produk susu, sarden, kuning telur, hati sapi, brokoli, sampai kacang kedelai. Jika dibutuhkan, vitamin D dan kalsium juga dapat dikonsumsi dari suplemen. Namun, takaran harus menurut ajakan dokter.

Usia 20-an

Anda tetap butuh mengonsumsi kalsium dan vitamin D di umur 20-an. Namun Anda pun membutuhkan ekstra vitamin dan mineral lainnya. Hal ini seringkali didasarkan pada situasi tubuh dan pola santap Anda. Misalnya, orang vegetarian dan vegan (hanya santap buah dan sayur) memerlukan tambahan suplemen vitamin B12 sebab vitamin ini seringkali hanya ditemukan pada produk-produk hewani.

Di samping itu, rentang umur 20-an ialah usia sangat subur untuk wanita guna hamil dan melahirkan. Maka guna mempersiapkan kehamilan yang sehat, wanita dianjurkan untuk mengonsumsi ekstra suplemen asam folat dan vitamin B perumahan dari jauh-jauh hari sebelum berencana hamil. Dua vitamin ini dapat mengurangi risiko bayi tercetus cacat dampak cacat tabung saraf laksana spina bifida dan anencephaly, pun autisme.

Usia 30-an

Di umur 30-an, tubuh mulai tidak sedikit mengalami evolusi yang berhubungan dengan penambahan risiko sekian banyak  penyakit laksana penyakit jantung.

Untuk mengurangi risiko penyakit kronis, tubuh memerlukan tambahan asupan asam lemak omega-3 dalam menu makan harian Anda. Salah satu metodenya dengan santap ikan dua kali seminggu, yang kaya bakal kandungan asam lemak omega-3 laksana teri, lele, tuna, salmon, dan pun sarden. Di samping itu, kita juga dapat mengonsumsinya dari sumber makanan lain laksana alpukat, bayam, minyak kanola, dan suplemen andai dibutuhkan.

Usia 40-an

Di umur ini, minum vitamin D menjadi hal urgen yang tak boleh dilewatkan. Pasalnya, kelemahan vitamin D di umur 40-an menambah risiko kanker, penyakit autoimun, diabetes, dan obesitas. Di samping itu, vitamin D pun penting untuk mengawal otot dan tulang tetap kuat.

Di samping vitamin D, kita juga dianjurkan untuk mencukupi keperluan omega-3 dan omega-6 harian. Biasanya, orang yang kelemahan dua zat ini lebih mudah merasakan kebotakan.

Usia 50-an

Menginjak umur 50 tahun, wanita seringkali akan mulai menyambut masa menopause. Dikutip dari Prevention, riset di tahun 2017 mengaku bahwa suplemen multivitamin dan vitamin E menolong mengurangi efek samping menopause yang menyebalkan, khususnya hot flashes.

Tak melulu itu. Anda pun perlu mencukupi keperluan vitamin D harian sebab di rentang umur ini, buatan estrogen dalam tubuh mulai menurun. Vitamin D terbukti meminimalisir risiko osteoporosis dan dapat meningkatkan keadaan hati Anda. Di samping itu, konsumsi pun vitamin D3 untuk mengawal kesehatan jantung Anda.

Usia 60-an

Saat menginjak usia 60-an, buatan asam lambung mulai menurun. Akibatnya, usus menjadi lebih sensitif dan menambah risiko intoleransi laktosa. Bagi mengatasinya, konsumsilah vitamin B12 yang dapat menyehatkan drainase pencernaan. Di samping itu, vitamin B12 pun membantu tubuh memahami karbohidrat dan protein menjadi lebih mudah.

Jika kita mempunyai intoleransi atau sensitivitas laktosa, usahakan untuk menambah asupan vitamin D dan pun vitamin K1 serta K2. Vitamin-vitamin ini menolong menyerap dan menyalurkan kalsium ke semua tubuh.

Usia 70-an

Memasuki umur 70 tahun, risiko Anda terpapar demensia dan Alzheimer bakal semakin bertambah pesat dibanding sebelumnya. Oleh sebab itu, urgen untuk mengonsumsi vitamin B12 untuk menambah kesehatan otak. Peneliti pun menyatakan bahwa konsumsi vitamin B12 yang digabungkan  dengan asam folat menolong memperlambat pertumbuhan demensia dan penurunan kognitif otak.

Vitamin dan Suplemen yang Perlu kita Konsumsi di Segala Usia